Define Single

Saat gw nonton film romance, ada yang bergerak di hati gw. Gw juga pengen mengalami hal yang sama. Gw pengen punya orang yang menyayangi gw, menerima gw apa adanya, nggak kabur ketika gw ngambek, dan sebagainya. Ketika gw keluar dari film dan kembali ke dunia nyata, gw mulai bertanya-tanya: dimana ‘dia’? Is he/she even exist in this world?

Gw tahu tentang status dari Facebook: single, in a relationship, engaged, dan married. Status ini tentunya berbeda dengan apa yang tertulis di KTP dan paspor, yang secara garis besar cuma dibagi menjadi 2: single atau married. Kenapa sih, people bother so much about status?

Penasaran dengan apa sih sebenernya single, gw googlingdefine: single’. Disitu dibilang kalo single itu adalah belom married atau nggak terikat pada sexual relationship. Oh. Ternyata. Kalau gitu, sebenernya sih walopun gw punya pacar, gw masih single kok.

Setelah gw pikir-pikir lagi, single dan married memang dua hal yang jelas berbeda. Ketika orang sudah married, dia dan pasangannya sudah menjadi keluarga baru. Bisa dibilang pada umumnya dia sudah nggak lagi selalu bersama dengan bokap nyokapnya. Sedangkan di antara dua status itu, entah masih sendiri atau lagi jalan sama orang lain, intinya masih dalam proses. Proses untuk siap berkomitmen berjalan dengan satu orang yang sama seumur hidup. 

Jadi, pertama-tama, status itu untuk diketahui, dan bukan buat dikejar-kejar. Enjoy your time being single. Enjoy the process! (Believe it or not, gw percaya bahwa lu akan merasa hidup single itu cuma sekejap kalau lu terpanggil buat married dan pada akhirnya sudah ketemu orang yang lu rasa tepat).

Berikutnya yang paling penting adalah, ketika lu merasa keluar dari film dan ingin mencari ‘dia’ yang pas buat lu, ini adalah indikasi yang sama dari dua kemungkinan berbeda. Kemungkinan yang pertama, lu memang udah siap membagikan diri buat orang lain. Biasanya dalam jenis kemungkinan yang satu ini, lu akan mencari dengan ‘happy’.

Kemungkinan yang kedua, lu mau mencari ‘dia’ karena lu merasa kesepian. Nah dalam jenis kemungkinan yang kedua ini, lu mungkin akan menjadi sedikit stress saat menjalaninya. Percayalah kalau lu mencari ‘dia’ supaya enggak kesepian, hal itu nggak akan memuaskan hati lu pada akhirnya.

Kabar baiknya adalah sebenernya lu sudah memiliki sosok itu, kok. Sosok yang bisa menerima lu apa adanya. Sosok yang walaupun lu suka mau-maunya sendiri, tetep ada di samping lu. Sosok yang semarah apapun kondisinya sama lu, tetep ngasih lu makan gratis dan sebagainya. Itulah keluarga lu.

Jadi kalau saat ini lu punya keluarga yang setia sama lu, bersyukurlah. Karena mereka adalah tanda kesetiaan Tuhan yang nggak ada habisnya buat lu. Bahkan sebaliknya, apabila sosok keluarga lu nggak menyenangkan hati lu, inget bahwa Tuhan nggak pernah meninggalkan lu. Bahkan Dia selalu menunggu lu untuk berbagi waktu denganNya. (lui)